Buku ini hadir sebagai panduan praktis dan reflektif bagi guru dari semua jenjang—TK hingga SMK—untuk memahami, mengeksplorasi, dan mengintegrasikan AI dalam aktivitas sehari-hari: dari merancang materi ajar dan evaluasi pembelajaran, hingga mengelola administrasi dan menganalisis perkembangan siswa.
Kami ingin menegaskan sejak awal:
- AI bukanlah pengganti profesionalisme guru.
- AI adalah katalisator efisiensi, inovasi, dan inklusi.
Fungsi AI dalam Pembelajaran
Buku ini mengulas bagaimana AI seperti ChatGPT, Grok (xAI), Gemini (Google), dan Teachable Machine dapat digunakan untuk:
- Personalisasi pembelajaran berdasarkan gaya dan kecepatan belajar siswa
- Pembuatan soal otomatis, termasuk soal HOTS dan format GIFT untuk Moodle
- Evaluasi karakter dan minat siswa melalui analisis esai
- Pembuatan materi visual dan interaktif seperti infografis dan komik
- Simulasi dunia kerja untuk siswa SMK dan studi kasus untuk siswa SMA
- Administrasi otomatis, mulai dari absensi hingga laporan hasil belajar
Etika & Tantangan AI di Kelas
Penggunaan AI tentu tidak lepas dari tantangan etis dan teknis. Buku ini menekankan lima prinsip etika dalam penerapan AI:
- Transparansi dalam menjelaskan cara kerja AI kepada siswa
- Perlindungan data siswa sesuai regulasi privasi
- Keadilan dan inklusivitas, menghindari bias algoritma
- Akuntabilitas, di mana guru tetap menjadi penentu akhir
- Integritas akademik, mendorong penggunaan AI untuk belajar, bukan menyalin
Guru dituntut untuk memiliki literasi AI, termasuk prompt engineering, agar dapat menghasilkan output yang akurat dan sesuai konteks pembelajaran.
sumber : Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS)